Ekspedisi internasional pertama yang terhenti di babak awal. Pelajaran paling berharga tentang jurang pemisah antara idealisme konsep dan batasan keras regulasi pasar.
ASEAN Business Case Challenge 2025
Kompetisi analisis bisnis tingkat regional Asia Tenggara yang diikuti oleh 120+ delegasi universitas terkemuka. Kasus berfokus pada perancangan strategi ekspansi infrastruktur energi terbarukan terdistribusi bagi rumah tangga pesisir di Vietnam dan Filipina.
Showcase Produk & Solusi
Showcase Produk yang Dibangun

Eksplorasi struktur modular dan sinkronisasi simpul data antar node secara terdistribusi
Misi
Siapa yang ikut di misi ini?
Daftar kru dan pembagian peran taktis selama pengerjaan proposal, prototipe, dan pertahanan di hadapan dewan juri.

Evan
Universitas IndonesiaStrategist & Visual Narrative Crafter
Menyusun narasi piramida Minto, merancang diagram arsitektur bursa barter mikro, dan menyelaraskan visualisasi slide.

Jessica Tan
Universitas IndonesiaMacroeconomic & FX Risk Analyst
Membangun sheet hedging valuta asing, memodelkan struktur green bonds campuran, dan proyeksi inflasi lokal.

Daniel Wicaksono
Institut Teknologi BandungEmerging Market Entry Specialist
Menganalisis hukum ketenagalistrikan Vietnam (PDP8) dan peraturan transmisi energi mikro Filipina.
Solusi & Produk
Project apa yang dibuat?
Konsep inovasi, pemecahan masalah, dan fitur kunci yang dipresentasikan kepada panitia dan juri.
SunGrid ASEAN — P2P Solar Energy Trading & Community Financing
"Framework pembiayaan mikro dan bursa barter energi surya terdesentralisasi untuk kawasan pesisir pulau terluar."
Tingginya biaya modal awal (upfront CAPEX) untuk panel surya rumah tangga di desa pesisir, diperparah dengan regulasi monopoli jaringan listrik negara yang melarang penjualan listrik antar warga secara privat tanpa izin utilitas nasional.
SunGrid menawarkan skema pembiayaan berbasis sewa beli kolektif lewat koperasi desa yang didukung green micro-bonds, diintegrasikan dengan sistem pencatatan metering daya pintar agar surplus listrik dapat dibarterkan menjadi kredit pangan lokal.
Blended-Finance Community Microbonds
Instrumen obligasi hijau mikro yang menjembatani pendanaan hibah iklim internasional dengan kelompok koperasi nelayan.
P2P Micro-Grid Barter Protocol
Pencatatan pertukaran kelebihan daya baterai surya antar-tetangga menjadi kompensasi kebutuhan pokok.
FX Devaluation Shock Absorber
Mekanisme penetapan tarif daya berbasis indeks komoditas lokal untuk mengisolasi fluktuasi kurs mata uang USD.
Modular Solar Inverter Kit
Spesifikasi perangkat keras tahan korosi air laut tropis dengan komponen modular yang mudah diganti suku cadangnya.
Tentang Kompetisi
Lomba apa & tantangannya?
Tema Utama: "Cross-Border Renewable Energy Expansion in Emerging Southeast Asia"
Diselenggarakan oleh National University of Singapore (NUS) Business School & ASEAN Youth Council di Singapura (Online Preliminary) (Juli – Agustus 2025).
Kriteria Penilaian Dewan Juri:
Timeline Perjalanan
Tahapan yang Dilalui Tim
- 01 Jul 2025Tahap 01
Release of Case Packet (120 Halaman)
Rilis dokumen kasus komprehensif mengenai transisi energi dan batasan regulasi negara target.
- 02 Jul – 15 Jul 2025Tahap 02
Case Solving Window (14 Hari)
Pengerjaan berkas deck 40 slide komprehensif beserta model valuasi keuangan makro.
- 16 Jul – 25 Jul 2025Tahap 03
Preliminary Round Review & Scoring
Penilaian independen oleh dewan konsultan energi dan investment banker regional.
- 25 Jul 2025Tahap 04
Pengumuman Semifinalis
Tim Bahtera Evan dinyatakan tidak lolos seleksi ke babak semifinal 15 besar.
Resource & Asset Vault
Download proposal, deck & rekaman
Semua berkas asli submission tim kita sediakan untuk bahan belajar dan referensi bedah kasus.
Full Strategy Deck (40 Slides)
Full_Slide_Pack_EvansArk_04.pdf
Executive Summary Deck
Executive_Summary_EvansArk_04.pdf
Status Siaran Kompetisi
Kompetisi diselenggarakan dalam format blind document evaluation pada babak penyisihan internasional tanpa siaran publik.
Retrospektif Misi
Lesson learned dari participant
Refleksi jujur tanpa filter: apa yang kita pelajari, eksekusi nyata, pergulatan pikiran di balik layar, dan rencana perbaikan untuk ekspedisi selanjutnya.
"Jangan pernah menawarkan solusi idealis jika pondasi hukum di negara target melarangnya secara eksplisit."
Apa yang Dipelajari
- Kekalahan telak sering kali memberikan pelajaran paling berharga. Kita menyadari standar kompetisi global: framework standar tidak cukup; mereka menuntut quantitative hypothesis-testing berstandar konsultan dunia.
- Pragmatisme selalu mengalahkan idealisme. Solusi secanggih apa pun akan gugur jika bertabrakan langsung dengan monopoli badan usaha milik negara yang tidak berniat membuka akses jaringan transmisi.
Apa yang Dilakukan (Eksekusi)
- Menghabiskan 10 hari maraton membedah ratusan lembar regulasi energi Vietnam dan Filipina.
- Membangun model keuangan makro 10 tahun yang sangat terperinci dengan skenario inflasi ekstrem.
Thought & Pikiran di Balik Layar
- Nama badge "I Hear Somebody Crying in the Dark" adalah cerminan kejujuran saat kita menerima email eliminasi: ada rasa kecewa dan sedih mendalam setelah 14 hari begadang tanpa henti.
- Namun ketika membaca catatan evaluasi tertulis juri, kita tersadar: kita terlalu jatuh cinta pada konsep barter energi terdesentralisasi dan meremehkan fakta hukum bahwa transmisi listrik privat adalah tindakan ilegal di negara target.
Apa yang Bakal Di-Improve
- Selalu mulai dari kendala keras (hard constraints) regulasi sebelum merancang roadmap bisnis.
- Hindari solusi yang mengasumsikan pemerintah akan mengubah undang-undang demi produk kita. Bekerjalah di dalam koridor hukum yang ada saat ini.