Puncak kemenangan ekspedisi: Meraih Juara 1 Nasional Technofest 2026 berkat inovasi desain antarmuka Human-AI yang etis, transparan, dan memberdayakan kreator.
UI/UX National Championship — Technofest 2026
Kompetisi desain interaksi dan pengalaman pengguna kasta tertinggi tingkat nasional yang menantang desainer merumuskan paradigma interaksi baru antara manusia dan kecerdasan buatan generatif, dengan menitikberatkan pada transparansi atribusi hak cipta, kontrol deterministik pengguna, dan beban kognitif rendah.
Showcase Produk & Solusi
Showcase Produk yang Dibangun

Eksplorasi struktur modular dan sinkronisasi simpul data antar node secara terdistribusi
Misi
Siapa yang ikut di misi ini?
Daftar kru dan pembagian peran taktis selama pengerjaan proposal, prototipe, dan pertahanan di hadapan dewan juri.

Evan
Universitas IndonesiaLead Product Designer & Design System Architect
Merumuskan filosofi canvas node-based untuk kontrol AI, membangun design system monokromatik terstruktur, dan menyampaikan presentasi final.

Aris Munandar
Institut Teknologi BandungInteraction Designer & Motion Prototyper
Mengembangkan prototipe interaktif tingkat tinggi di Protopie dengan input slider deterministik dan animasi canvas dinamis.

Nabila Zahra
Universitas IndonesiaCognitive Researcher & Usability Specialist
Menjalankan 12 sesi uji keterpakaian moderasi bersama ilustrator profesional dan mengukur beban kognitif NASA-TLX.
Solusi & Produk
Project apa yang dibuat?
Konsep inovasi, pemecahan masalah, dan fitur kunci yang dipresentasikan kepada panitia dan juri.
Nirmana AI — Collaborative Co-Creation Canvas for Visual Storytellers
"Workspace digital yang mengembalikan kontrol artistik ke tangan kreator dengan transparansi atribusi gaya."
Kreator visual profesional merasa terasing dan kehilangan kendali artistik saat memakai alat AI generatif komersial yang berbentuk kotak obrolan (chatbox) buram tanpa kontrol lapisan, memicu kekhawatiran hak cipta dan hilangnya orisinalitas karya.
Nirmana AI mendefinisikan ulang workspace kolaboratif menjadi kanvas berbasis node visual di mana seniman memegang kendali penuh atas komposisi, palet warna, dan proporsi pengaruh AI melalui slider "Creative Leash", lengkap dengan rekam jejak atribusi sumber inspirasi yang dapat diaudit.
Deterministic "Creative Leash" Slider
Pengontrol seberapa bebas AI dapat menginterpretasi sketsa kasar pengguna, dari replikasi ketat hingga eksplorasi liar.
Visual Style Provenance Ledger
Pelacak asal-usul gaya visual yang menampilkan persentase kontribusi referensi secara transparan dan etis.
Node-Based Asset Separation
Eksport aset terpisah per layer (karakter, latar belakang, pencahayaan) yang siap masuk ke pipeline animasi industri.
Non-Destructive Generative Inpainting
Modifikasi area kanvas spesifik tanpa merusak detail sketsa manual asli buatan tangan sang seniman.
Tentang Kompetisi
Lomba apa & tantangannya?
Tema Utama: "Harmonious Human-AI Collaboration: Designing Empathetic & Accountable Intelligent Interfaces"
Diselenggarakan oleh Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya di Surabaya, Jawa Timur (Onsite Gedung Riset ITS) (Agustus – September 2026).
Kriteria Penilaian Dewan Juri:
Timeline Perjalanan
Tahapan yang Dilalui Tim
- 01 Agu – 22 Agu 2026Tahap 01
Research Submission & Blind User Testing
Pengumpulan berkas studi kasus komprehensif 30 halaman beserta rekaman pengujian pengguna.
- 05 Sep 2026Tahap 02
Pengumuman 5 Finalis Utama
Penyaringan dari 110+ karya desainer mahasiswa se-Indonesia untuk melaju ke babak Surabaya.
- 15 Sep – 18 Sep 2026Tahap 03
Incubation Sprint & Design Refinement
Penyempurnaan prototipe interaktif dan penambahan parameter uji stres antarmuka.
- 25 Sep 2026Tahap 04
Grand Final Presentation & Live Demo
Presentasi 12 menit di panggung utama dilanjutkan demonstrasi langsung prototipe di hadapan juri.
- 26 Sep 2026Tahap 05
Awarding Night Gala
Pengumuman resmi Juara 1 dan penyerahan piala bergilir Technofest 2026.
Resource & Asset Vault
Download proposal, deck & rekaman
Semua berkas asli submission tim kita sediakan untuk bahan belajar dan referensi bedah kasus.
Case Study & Usability Research Paper
Case_Study_Nirmana_AI_Technofest_EvansArk05.pdf
Winning Grand Final Pitch Deck
Winning_Pitch_Deck_EvansArk_05.pdf
High-Fidelity Protopie Prototype
https://cloud.protopie.io/p/bahteraevan-nirmana-ai
Rekaman Live Stream Kompetisi
Grand Final Stage Technofest 2026 Live Stream
Sesi presentasi pemenang tim Evan’s Ark V ditayangkan di segmen puncak kompetisi pada menit 02:15:30.
Tonton langsung di YouTube ↗Retrospektif Misi
Lesson learned dari participant
Refleksi jujur tanpa filter: apa yang kita pelajari, eksekusi nyata, pergulatan pikiran di balik layar, dan rencana perbaikan untuk ekspedisi selanjutnya.
"UI untuk kecerdasan buatan bukan tentang membuat chatbox baru, melainkan tentang mengembalikan rasa berdaya ke tangan manusia."
Apa yang Dipelajari
- Kemenangan ini adalah buah manis dari akumulasi pelajaran 4 ekspedisi sebelumnya: dari validasi lapangan Misi 01, ketelitian data Misi 02, kestabilan demo Misi 03, hingga kerendahan hati menghadapi batasan Misi 04.
- Di era banjir generative AI, desainer yang paling dicari adalah mereka yang mampu merancang antarmuka penjinak algoritma: mengubah keajaiban acak menjadi alat kerja profesional yang deterministik dan dapat diandalkan.
Apa yang Dilakukan (Eksekusi)
- Menjalankan 12 sesi usability testing langsung bersama ilustrator profesional di studio animasi lokal Surabaya sebelum melangkah ke panggung.
- Membawakan demonstrasi produk yang berjalan lancar tanpa satu pun glitch, didukung visualisasi monokrom elegan yang kontras dengan tren kompetitor.
Thought & Pikiran di Balik Layar
- Motto badge "Lone Wolf Under the Moon" mewakili keberanian kita mengambil arah yang bertolak belakang dari tren pasar. Semua tim lawan membawa asisten chat AI umum. Kita sempat ragu apakah juri akan menganggap kanvas berbasis node terlalu teknis.
- Namun ketika kita mendemonstrasikan bagaimana sang kreator bisa mengontrol setiap pixel tanpa takut karyanya dijiplak, seluruh ruangan hening dan juri tersenyum puas.
Apa yang Bakal Di-Improve
- Meskipun meraih Juara 1, kurva belajar pengguna pemula di 5 menit pertama kanvas node masih agak menantang. Untuk iterasi berikutnya, fitur onboarding kontekstual cerdas harus disertakan.
- Desain sistem kita masih perlu diuji pada perangkat tablet berlayar sentuh dengan stylus pen untuk memperluas adopsi.