Meraih Juara 3 (Bronze Medal) dan Best Technical Innovation atas integrasi perangkat telemetri offline dan arsitektur respons bencana berbasis mesh regional.
National Tech Innovation & Venture Sprint 2026
Kompetisi inovasi teknologi dan model bisnis skala nasional yang menantang mahasiswa merancang solusi tanggap darurat bencana generasi baru. Penilaian menekankan ketahanan protokol radio mesh LoRa, pemrosesan edge computing tanpa server cloud, serta proyeksi model pengadaan unit darurat daerah.
Showcase Produk & Solusi
Showcase Produk yang Dibangun

Pusat komando modular koordinasi pencarian dan penyelamatan berbasis mesh
Misi
Siapa yang ikut di misi ini?
Daftar kru dan pembagian peran taktis selama pengerjaan proposal, prototipe, dan pertahanan di hadapan dewan juri.

Evan
Universitas IndonesiaMission Commander & System Architect
Merumuskan narasi misi, menyelaraskan arsitektur end-to-end edge-mesh, dan memimpin sesi presentasi serta tanya jawab dewan juri.

Reyhan Putra
Institut Teknologi BandungHardware Firmware & LoRa Network Engineer
Mengembangkan transceiver frekuensi darurat 433/915 MHz hemat energi dan menguji packet routing deterministik saat interferensi tinggi.

Clarissa Devina
Universitas IndonesiaService Blueprint & UX Interaction Lead
Mendesain antarmuka pemetaan geografis taktis untuk posko SAR dan memetakan alur interaksi operator di bawah tekanan tinggi.
Solusi & Produk
Project apa yang dibuat?
Konsep inovasi, pemecahan masalah, dan fitur kunci yang dipresentasikan kepada panitia dan juri.
ResQMesh — Autonomous Edge-Telemetry & Off-Grid Tactical SAR Coordinator
"Jaringan telemetri darurat instan yang menyala otomatis saat gempa merobohkan seluruh menara telekomunikasi."
Saat bencana besar seperti gempa bumi atau likuifaksi menghancurkan jaringan listrik dan BTS seluler, tim SAR kehilangan komunikasi taktis pada 72 jam emas pertama. Komunikasi radio konvensional tidak membawa koordinat spasial korban atau status ketersediaan logistik medis, menyebabkan rute pencarian tumpang tindih.
ResQMesh menggabungkan node transceiver portable berukuran kantong dengan antarmuka peta taktis offline pada tablet tangguh. Setiap perangkat berfungsi ganda sebagai relay sinyal peer-to-peer otomatis, memetakan korban terkonfirmasi dan rute evakuasi tanpa internet.
Decentralized Mesh Relay
Topologi ad-hoc multi-hop yang otomatis membangun rute transmisi baru saat salah satu node penyelamat terputus.
Offline GIS Tactical Layer
Peta vektor topografi terkompresi lokal dengan kalkulasi kontur elevasi aman dari potensi longsor susulan.
SOS Beacon Triangulation
Estimasi posisi relatif korban berbekal sinyal RSSI frekuensi rendah yang menembus reruntuhan semen.
Rapid Resource Triage
Inventarisasi kantong darah dan tabung oksigen antar regu evakuasi yang sinkron secara asinkron setiap 30 detik.
Tentang Kompetisi
Lomba apa & tantangannya?
Tema Utama: "Resilient Infrastructure & Autonomous Edge Intelligence for Extreme Emergencies"
Diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Digital RI & Institut Teknologi Bandung (ITB) di Bandung & Jakarta (Hybrid Final) (Agustus – Oktober 2026).
Kriteria Penilaian Dewan Juri:
Timeline Perjalanan
Tahapan yang Dilalui Tim
- 05 Agu – 25 Agu 2026Tahap 01
Pengumpulan Concept Paper & Schematics
Pengajuan proposal 20 halaman mencakup skema topologi jaringan dan model kelayakan dampak.
- 05 Sep 2026Tahap 02
Pengumuman 12 Tim Finalis Nasional
Penyaringan dari 110 tim perguruan tinggi seluruh Indonesia menuju babak validasi perangkat.
- 12 Sep – 28 Sep 2026Tahap 03
Hardware Lab Verification & Mentoring
Pengujian sinyal di lab telekomunikasi dan pendampingan bersama konsultan kesiapsiagaan bencana.
- 03 Okt 2026Tahap 04
Grand Final & Demo Hardware Simulation
Presentasi dan simulasi drop-test jaringan darurat di hadapan panel juri industri dan regulator.
- 05 Okt 2026Tahap 05
Awarding Gala
Pengumuman pemenang dan penyerahan piala di Aula Barat ITB.
Resource & Asset Vault
Download proposal, deck & rekaman
Semua berkas asli submission tim kita sediakan untuk bahan belajar dan referensi bedah kasus.
Proposal Inovasi ResQMesh — Infrastruktur Tanggap Bencana Darurat
proposal-resqmesh-national-innovation-2026.pdf
Pitch Deck Finalis — ResQMesh Tactical Coordination System
pitch-deck-resqmesh-final-presentation.pdf
Interactive Tactical Map Console (Simulasi WebGL)
https://github.com/nathanaelEvan
Model Keuangan Pengadaan Publik B2G & Biaya Unit Hardware
resqmesh-financial-procurement-model.xlsx
Rekaman Live Stream Kompetisi
Live Stream Awarding Night & Demo Penjurian Inovasi Teknologi 2026
Siaran langsung resmi sesi pengujian perangkat keras dan awarding gala di Aula Barat ITB.
Tonton langsung di YouTube ↗Retrospektif Misi
Lesson learned dari participant
Refleksi jujur tanpa filter: apa yang kita pelajari, eksekusi nyata, pergulatan pikiran di balik layar, dan rencana perbaikan untuk ekspedisi selanjutnya.
"Keandalan sebuah sistem di masa krisis tidak diukur dari seberapa canggih teknologinya saat kondisi ideal, melainkan seberapa tangguh ia bertahan ketika seluruh infrastruktur pendukung di sekitarnya mati."
Apa yang Dipelajari
- Protokol LoRa memiliki trade-off inheren antara jarak jangkau sinyal dan bandwidth data — payload serial harus dipadatkan hingga level byte terkecil.
- Dewan juri dari unsur militer dan BNPB tidak peduli dengan estetika visual jika tombol tidak dapat dioperasikan saat memakai sarung tangan tebal berlumpur.
- Skenario kegagalan perangkat keras (hardware fault tolerance) harus didemonstrasikan secara transparan tanpa ditutup-tutupi.
Apa yang Dilakukan (Eksekusi)
- Merancang kompresi data telemetry biner kustom menggunakan protobuf yang mereduksi ukuran paket dari 1.2 KB menjadi hanya 64 byte.
- Menyusun skenario live drop-test di hadapan juri dengan memutus node utama secara sengaja untuk membuktikan alur rerouting otomatis dalam waktu 1.4 detik.
- Menyusun kalkulasi Total Cost of Ownership (TCO) 3 tahun untuk meyakinkan juri investor atas kelayakan adopsi skema pengadaan daerah.
Thought & Pikiran di Balik Layar
- Kekhawatiran terbesar kita adalah jika frekuensi radio mengalami tabrakan sinyal dengan repeater lain di gedung saat sesi penilaian langsung.
- Kita menyadari bahwa kompetisi tahap akhir bukan lagi perang adu fitur, melainkan uji ketenangan dalam menjawab pertanyaan skenario terburuk dari juri senior.
Apa yang Bakal Di-Improve
- Perlu mengintegrasikan enclosure tahan air bersertifikasi IP68 mil-spec yang diproduksi secara injeksi plastik daripada purwarupa cetak 3D.
- Perlu memperluas simulasi beban koneksi simultan dari 12 node ke 100+ node serentak di lingkungan perkotaan padat penduduk.