BahteraEvan
|2024 · UI/UX Design & Product Strategy

Meraih predikat Best Product Solution dan Juara 1 Nasional setelah mengungguli 84 tim dari berbagai universitas di babak Grand Final.

Perjalanan ke-1·Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia (Fasilkom UI)

National UI/UX Design Sprint 2024

Kompetisi desain produk digital tahunan bergengsi tingkat nasional yang menantang mahasiswa merancang antarmuka layanan kesehatan terdesentralisasi bagi wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar). Penekanan lomba terletak pada validasi riset lapangan, kepatuhan aksesibilitas WCAG AAA, dan ketahanan aplikasi di lingkungan minim infrastruktur jaringan seluler.

Misi Ke-#1
Hasil AkhirJuara 1
Kru Misi3 Orang
Rekaman LiveTersedia

Showcase Produk & Solusi

Showcase Produk yang Dibangun

Eksplorasi struktur modular dan sinkronisasi simpul data antar node secara terdistribusi
Topologi Sinyal

Eksplorasi struktur modular dan sinkronisasi simpul data antar node secara terdistribusi

Misi

Siapa yang ikut di misi ini?

Daftar kru dan pembagian peran taktis selama pengerjaan proposal, prototipe, dan pertahanan di hadapan dewan juri.

Evan

Evan

Universitas Indonesia

Lead Product Designer & Strategist

Merumuskan konsep offline-first triage, menyusun arsitektur alur triase 4 warna, dan memimpin penyampaian final pitch deck di panggung.

Fadhil Maulana

Fadhil Maulana

Universitas Indonesia

UX Researcher & Clinical User Testing

Menginisiasi wawancara telepon asinkron dengan 3 bidan desa di Kepulauan Mentawai dan melakukan usability testing prototipe.

Sarah Amalia

Sarah Amalia

Institut Teknologi Bandung

UI Designer & Accessibility Specialist

Membangun design system kontras tinggi WCAG AAA, komponen tombol sentuh ekstra lebar, dan interaksi visual mikro.

Solusi & Produk

Project apa yang dibuat?

Konsep inovasi, pemecahan masalah, dan fitur kunci yang dipresentasikan kepada panitia dan juri.

Nama Produk / Solusi

TriagePlus — Offline-First Triage System for Remote Clinics

MVP & Prototype

"Sistem skrining gawat darurat yang tetap beroperasi mulus di pelosok nusantara meski tanpa jaringan internet."

// Problem Statement (Masalah Pengguna)

Petugas medis di Puskesmas Pembantu (Pustu) wilayah kepulauan sering kali harus mengambil keputusan rujukan kritis sendirian tanpa bimbingan dokter spesialis. Aplikasi digital yang ada di pasar selalu membutuhkan sambungan internet konstan dan memiliki antarmuka penuh form rumit yang mustahil diisi saat keadaan gawat darurat.

// Solusi yang Diajukan

TriagePlus hadir sebagai aplikasi pendukung keputusan berbasis protokol triase baku (Emergency Severity Index) yang didesain secara offline-first. Aplikasi memanfaatkan sinkronisasi mesh Bluetooth lokal antar perangkat poskesdes dan visualisasi kartu berkode warna dengan interaksi satu sentuhan.

01.

Offline Decision Tree Engine

Panduan klasifikasi kegawatan medis berbasis algoritma deterministic lokal tanpa perlu menghubungi server cloud.

02.

Peer-to-Peer Bluetooth Sync

Sinkronisasi berkas rekam medis antar smartphone nakes saat kapal ambulans puskesmas merapat ke dermaga.

03.

High-Contrast Sunlight Mode

Palet monokromatik dengan aksen warna keselamatan terkalibrasi agar tetap terbaca jelas di bawah terik matahari dermaga.

04.

One-Tap Voice Memo Transkripsi

Pencatatan gejala verbal nakes yang dikompresi menjadi payload biner kecil untuk dikirim segera saat sinyal 2G tertangkap.

Tools & Stack:FigmaProtopieWhimsicalWCAG Contrast CheckerUserTesting.com
Hasil Validasi: Mempercepat estimasi waktu triase dari 6,5 menit menjadi 95 detik dalam uji simulasi lapangan bersama nakes puskesmas.

Tentang Kompetisi

Lomba apa & tantangannya?

Tema Utama: "Equitable Health Access Through Humane Interface & Inclusive Design"

Diselenggarakan oleh Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia (Fasilkom UI) di Depok, Jawa Barat (Hybrid) (September – Oktober 2024).

Kriteria Penilaian Dewan Juri:

Problem Validation & Field ResearchKedalaman wawancara pengguna nyata (nakes puskesmas) dan pemetaan kendala konektivitas fisik.
30%
UX Architecture & UsabilityKemudahan operasional antarmuka dengan sarung tangan medis, alur triase 4 tombol, dan error prevention.
30%
Accessibility & Design SystemKepatuhan kontras tinggi di bawah sinar matahari tropis (WCAG AAA) serta efisiensi token antarmuka.
20%
Pitch Presentation & Q&A DefenseKelugasan narasi problem-solution, kejelasan demo alur offline, dan ketajaman argumen saat diuji juri.
20%

Timeline Perjalanan

Tahapan yang Dilalui Tim

  1. 01 Sep – 18 Sep 2024Tahap 01

    Pendaftaran & Submission Proposal Riset

    Pengumpulan proposal 15 halaman berisi identifikasi masalah di Pustu dan rancangan metodologi.

  2. 28 Sep 2024Tahap 02

    Pengumuman 10 Finalis Nasional

    Penyaringan dari 84 tim pendaftar untuk melaju ke tahap prototyping sprint intensif.

  3. 02 Okt – 08 Okt 2024Tahap 03

    Mentoring & Prototyping Sprint

    Sesi mentoring eksklusif bersama praktisi health-tech dan iterasi prototipe interaktif.

  4. 12 Okt 2024Tahap 04

    Final Pitching & Live Demo Day

    Presentasi 10 menit di hadapan panel juri industri dan sesi tanya jawab teknis 7 menit.

  5. 14 Okt 2024Tahap 05

    Awarding Night

    Pengumuman pemenang dan penyerahan piala di Gedung Fasilkom UI.

Resource & Asset Vault

Download proposal, deck & rekaman

Semua berkas asli submission tim kita sediakan untuk bahan belajar dan referensi bedah kasus.

PDF PROPOSAL2.8 MB

Proposal Desain Inklusif TriagePlus

Proposal_Final_TriagePlus_EvansArk01.pdf

SLIDE PRESENTASI6.4 MB

Final Grand Stage Pitch Deck

PitchDeck_GrandFinal_EvansArk_01.pdf

PROTOTIPE INTERAKTIFFigma Community

Interactive Figma Prototype

https://figma.com/@bahteraevan/triageplus

Rekaman Live Stream Kompetisi

LIVE STREAM ARCHIVE

Grand Final & Awarding National UI/UX Design Sprint 2024

Sesi presentasi tim Evan’s Ark I dimulai pada timestamp 01:24:10 di panggung utama Fasilkom UI.

Tonton langsung di YouTube ↗

Retrospektif Misi

Lesson learned dari participant

Refleksi jujur tanpa filter: apa yang kita pelajari, eksekusi nyata, pergulatan pikiran di balik layar, dan rencana perbaikan untuk ekspedisi selanjutnya.

"Validasi lapangan yang jujur selalu membungkam estetika visual yang kosong."
01

Apa yang Dipelajari

  • Juri kompetisi kesehatan tidak peduli dengan gradien estetik atau animasi mikro rumit. Yang mereka uji adalah: bisakah bidan di pulau karang menekan tombol ini dengan ibu jari saat tangannya bersarung dan licin?
  • Bekerja dengan batasan ekstrem (zero internet, layar retak, memori HP 2GB) justru melahirkan keputusan desain paling elegan dan bermakna.
  • Storytelling saat pitching harus berakar pada persona manusia nyata, bukan persona fiktif abstrak yang dibuat-buat.
02

Apa yang Dilakukan (Eksekusi)

  • Memotong 60% form teks yang awalnya direncanakan dan menggantinya dengan 4 tombol ketukan besar berbasis kartu.
  • Mewawancarai 3 nakes lapangan via pesan suara WhatsApp asinkron untuk merekam keluhan nyata proses rujukan.
  • Menyiapkan dummy prototype cadangan dalam format video rekaman berdurasi 3 menit di laptop juri jika HDMI proyektor bermasalah.
03

Thought & Pikiran di Balik Layar

  • Di H-3 sebelum final, kita sempat tergoda menambahkan fitur AI Diagnostic Assistant karena tren teknologi saat itu. Namun saya menahan diri: menambahkan AI hanya akan menjadi jebakan empuk bagi juri untuk membantai kelayakan offline kita.
  • Keputusan untuk berani "membunuh fitur AI" dan fokus 100% pada keandalan sistem offline dan kejelasan visual triase 4-warna ternyata menjadi poin tertinggi yang dipuji dewan juri.
04

Apa yang Bakal Di-Improve

  • Waktu latihan presentasi (rehearsal) kita masih kurang. Saat sesi Q&A 7 menit, kita sempat terlalu defensif ketika ditanya soal skalabilitas penyimpanan data lokal.
  • Untuk ekspedisi berikutnya, simulasi pertanyaan kritis juri (mock defense) harus dialokasikan minimal 2 hari penuh sebelum hari H.
Mission Patch Ковчег Эвана 01 / Evan's Ark I
ARK-01 · #01

Ковчег Эвана 01 / Evan's Ark I

National UI/UX Design Sprint 2024